dimanche 25 septembre 2011

La petite-ville.

Ok, i'll write about the town where i lived here for 5 months (in maximum) Why i said maximum? because the program (student exchange program) will be end in January, and when i'm writing this blog, it's been 17 days in here.

La Rochelle, France. Just a small town with a big beautiful scenery! This is my first time living outside my own country without family. Everything sounds and looks very strange for me. When i came here, i stayed in bertille's house for one night. Bertille is one of my french's friend, she's very kind to me! Her family very welcome to me and my friends ( Ah almost forgot to tell, i came to La Rochelle with four friends from Universitas Padjadjaran) Bertille helped me everytime, It's such a gift from God! :) :)

Back to the story of the town, This small town is full with an outstanding historic buildings, beautiful scenery in the night, (so perfect when we saw a port in the night!) and also a goddamn places to hanging out with friends, (Beers and Wine so fuckin delicious in here!) Everybody using a bicycle or just walking around in here. Cars, Buses and Motors, they're very respected to the pedestrians, We can't get those things in Jakarta. Right?

Every single things in here looks quiet, calm, friendly and not in hurry.. Sometimes the wind blowing too fast and euhmm, i hate it! But i love to see the leaves fall into the ground or the grass. Lovely!


La Guignette, the famous and the oldies bar in here


La Rochelle such a little beauty town for me, and i wish i could make something good, perfect and unforgetable in this town. Yeiy!!

dimanche 11 septembre 2011

Dreams and Actions

Ketika kamu masih bisa bermimipi, bermimpilah. Bermimpilah sebanyak-banyaknya. Ketika sudah bermimpi, janganlah terlena apalagi terkungkung didalamnya.

Saya tidak menyarankan kamu untuk pergi dan menghapus mimpi yang sudah kamu tata dengan cantik, yang harus kamu lakukan hanyalah pergi bergegas mencari jalan untuk merealisasikan semua mimpimu.

Saya, gadis berumur 22 tahun yang mempunyai pabrik mimpi. Terlalu banyak impian saya didalam benak, mungkin diseluruh tubuh saya mimpi mengalir bersamaan dengan darah yang mengalir di dalam tubuh. Mungkin kalian mendengarnya terlalu berlebihan, tapi memang itulah kenyataannya.

Sejak kecil saya sudah menjadi seorang pemimpi, namun belum ada keberanian dan keyakinan untuk merealisasikannya, belum ada kekuatan diri untuk keluar dari kukungan mimpi. Saya hanya bisa duduk dan membayangkan mimpi-mimpi saya didalam benak. Hanya sebatas itu saja, semacam no action. Namun setelah saya tumbuh menjadi dewasa, saya menjadi pribadi yang ambisius dan tidak cepat puas. Tidak cepat puas akan mimpi-mimpi saya yang begitu-begitu saja. Saya merasa kalau saya harus membuat sesuatu, membuat semua mimpi saya sedikit demi sedikit menjadi kenyataan, lalu saya membuat list daftar akan apa saja mimpi saya itu.

Saya pernah bertanya pada seseorang yang menurut saya dia seseorang yang sangat cukup apatis. Saya bertanya, : "apakah kamu punya mimpi?" dan kemudian dia memberikan jawaban: "pertanyaan yang bagus. saya punya banyak mimpi. bermimpilah sebanyak-banyaknya" berkat pernyataan yang dilontarkan olehnya, cukup membuat kesimpulan bahwa semua orang harus bermimpi dan merealisasikannya. Apalagi banyak motivator berkata bahwa "Mimpilah setinggi-tingginya selagi kamu masih bisa bermimpi"

Ini membuat saya semakin ambisius untuk membuat mimpi-mimpi saya jadi nyata. Saya bukan seseorang yang memikirkan resiko atau tidak siap menerima hal yang buruk, tapi selama masih ada kesempatan untuk bermimpi dan membuatnya jadi nyata kenapa engga?

"You may say that i'm a dreamer, but I'm not the only one.."
- John Lennon-

"Mimpikan semua hal yang kamu impikan, dan sedikit demi sedikit buat jadi kenyataan tanpa pernah berekspektasi sebelumnya.."
 -Editha Nurida M-


I never expected before...